Pendidikan
PONDOK PESANTREN AL-ISLAMI ASSALAFI DARUTTAIBIN
Sebelum tahun 1948 pondok sudah berdiri dengan istilah pondok tengah yang diasuh oleh K. Moh. Syamsudin, pada waktu itu masjid belum berdiri masih langgar/ surau, tetapi kegiatan pembinaan berjalan dengan baik, baik kegiatan belajar mengajar dan lain sebagainya.
Pondok pesantren Daruttaibin tapak demi setapak mulai ada kemajuan dan terus melakukan pembenahan-pembenahan terutama masalah kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan jaman, dengan tidak meninggalkan kurikulum salafi (kitab-kitab salafi).
Pada bidang pengadaan sarana dan prasarana Pondok pesantren Daruttaibin terus melakukan penambahan juga, sekarang sudah memiliki gedung untuk asrama santri putra dan santri putri yang direncanakan pembangunan gedung tersebut berlantai 3, serta dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan.
Unit-unit pendidikan:
• Taman Pengembangan Pendidikan Anak
• Taman Kanak-kanak Al Qur-an
• Taman Pendidikan Al-Qur’an
• Taman Pendidikan Al-Qur’an (persiapan Madrasah Diniyah)
• Madrasah Diniyah Awaliyah
• Madrasah Diniyah Tsanawiyah
• Madrasah Diniyah Aliyah
• Pengajian Balah Kitab (Kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari bakda sholat isya)
• Majlis Shorogan Al Qur-an (Shorogan Al Qur-an Binnadhor dan Shorogan Al Qur-an bil ghoib). Pondok pesantren Al-Islami Assalafi “Daruttaibin” sudah me-LULUS-kan beberapa santri yang khatam shorogan Al Qur-an bil ghoib.
• Majlis Ta’lim (umum), Kegiatan majelis taklim dilaksanakan dipondok dan diluar pondok.
• Jama’ah Kuliah Shubuh, Kegiatan ini Sejak tahun 1980-an sampai sekarang kuliah shubuh masih eksis dan pelaksanaannya setelah jama’ah sholat shubuh.
• Jama’ah Ahli thoriqoh Annaqsyabandiyah Alkholidiyah. Kegiatan jama’ah thoriqoh diasuh KH. Moh. Syamsudin, dan pelaksanaan rutinan beliau KH. M. Syamsudin sudah menyerahkan kepada putranya untuk bertindak sebagai mursyid thoriqoh. Perlu diketahui bahwa kegiatan thoriqoh tidak hanya di pondok sini tetapi juga dikembangkan beberapa daerah di wilayah kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan sekitarnya. Pada tiap selapan sekali (ahad legi) diselenggarakan kegiatan rutin Jama’ah Ahli thoriqoh Annaqsyabandiyah Alkholidiyah dari seluruh daerah dilaksanakan dipondok Daruttaibin.
Kegiatan Santri (putra dan putri)
Bagi seluruh santri Pondok pesantren Al-Islam As-Salafi Daruttaibin diberi fasilitas kegiatan tambahan :
• Setip malam jum’at seluruh santri wajib mengikuti kegiatan khitobah, membaca al barzanji, dll
• Jam’iyah Sholawat Al Ittihad. Kegiatan ini lebih banyak diikuti oleh santri dewasa dan masyarkat sekitar pondok.
• Santri yang gemar seni bela diri setiap malam jum’at diadakan latihan seni beladiri yang tergabung dalam IPSNU Pagar Nusa.
Kegiatan yang mendukung ‘life skill’. Meliputi :
• Koperasi Pondok pesantren Al-Islam As-Salafi Daruttaibin, kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri serta masyarakat sekitar pondok. Kegiatan koperasi meliputi usaha pertokoan, pinjaman modal usaha, dll.
• Kelompok tani sidodadi, kegiatan ini diikuti seluruh santri putra serta petani sekitar pondok.
• Kerajinan batu onik.
• Peternakan sapi.
• Komputer
• Radio Komunitas Radentowo
• Olahraga
Seluruh kegiatan Pondok pesantren Al-Islam As-Salafi Daruttaibin diasuh beliau Kyai Haji Mohammad Syamsudin Bin Dimyathi dibantu para putra-putri beliau yaitu KH. Mohammad Damanhuri Risya, KH. Mohammad Subkhi Risya, MH., K. Multazam, K. Abdul Kholiq, K. Ahmad Jazuli Saerozi, K. Saifudin Zuhri, Ustadz H. Achmad Syafi’i, Ibu Ummi Nurul Hidayah, Ibu Siti Muasomah, serta para ustadz dan ustadzah.




